Regenerasi Jadi Kunci Menjaga Seni Tradisional Jatim Tetap Hidup

komunitas | 23 Agustus 2026 18:20

 

Menurutnya, generasi muda tidak hanya memiliki peran sebagai penerima warisan budaya, tetapi juga berkewajiban mengembangkan kesenian tradisional agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

 

Ia menilai keberhasilan menjaga eksistensi budaya tidak cukup diukur dari banyaknya pertunjukan yang digelar. Hal yang lebih penting adalah memastikan adanya penerus yang mampu menjaga keberlangsungan kesenian tersebut.

 

“Jangan sampai sebuah kesenian memiliki panggung, tetapi kehilangan penerus,” ujarnya.

 

Khofifah juga mendorong perluasan ekosistem seni dan budaya di Jawa Timur. Para pelaku seni dan budaya, menurutnya, perlu mendapatkan ruang untuk berkarya, berkembang, sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas yang mereka jalankan.

 

Karena itu, pelestarian budaya perlu berjalan seimbang dengan regenerasi, peningkatan kapasitas pelaku budaya, serta pembukaan akses ekonomi.

 

Pengembangan seni dan budaya juga perlu dihubungkan dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

 

“Budayanya lestari, senimannya berdaya, generasi mudanya bangga, ekonomi kreatifnya tumbuh, dan masyarakatnya memperoleh manfaat,” kata Khofifah.