RunXperience 2026 Dibuka di Surabaya Dorong Gaya Hidup Sehat dan UMKM

komunitas | 19 Juli 2026 18:35

RunXperience 2026 Dibuka di Surabaya Dorong Gaya Hidup Sehat dan UMKM
Peserta mengikuti ajang RunXperience 2026 di kawasan Balai Kota Surabaya. (dok surabayapagi)

SURABAYA, PustakaJC.co – Surabaya menjadi kota pembuka ajang RunXperience 2026, sebuah festival yang menggabungkan olahraga lari, kuliner, hiburan, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan yang digelar pada 17–19 Juli 2026 ini menjadi langkah awal penyelenggaraan RunXperience sebelum berlanjut di Jakarta pada Oktober mendatang.

 

Pemilihan Surabaya sebagai kota pembuka didasarkan pada pesatnya perkembangan komunitas lari di Jawa Timur serta tingginya minat masyarakat terhadap aktivitas olahraga. Setelah dua tahun berturut-turut digelar di Jakarta, penyelenggara memperluas jangkauan acara agar dapat menjangkau lebih banyak peserta dari berbagai daerah. Dilansir dari surabayapagi.com, Minggu, (19/7/2026).

 

Direktur sekaligus Chief Operating Officer OT Group, Donny, mengatakan peningkatan tren olahraga lari menjadi alasan utama perluasan penyelenggaraan ke Surabaya. Menurutnya, olahraga lari kini telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

 

“Antusiasme masyarakat terhadap olahraga lari terus meningkat. Karena itu, kegiatan ini diperluas ke Surabaya agar lebih banyak masyarakat dapat berpartisipasi,” ujarnya di sela kegiatan, Minggu, (19/7/2026).

 

 

 

RunXperience 2026 menghadirkan beberapa kategori lomba yang dapat diikuti peserta dari berbagai usia dan tingkat kemampuan, yakni nomor 2,5 kilometer, 5 kilometer, hingga 10 kilometer. Selain kompetisi lari, peserta juga dapat menikmati beragam aktivitas pendukung yang disiapkan penyelenggara selama acara berlangsung.

 

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, festival kuliner digelar di kawasan Balai Kota Surabaya dengan melibatkan puluhan pelaku UMKM. Para peserta bazar terdiri atas pelaku usaha binaan maupun peserta bazar rutin yang difasilitasi Pemerintah Kota Surabaya.

 

Festival tersebut menjadi ruang promosi bagi produk-produk lokal sekaligus memperkenalkan ragam kuliner khas Surabaya kepada masyarakat dan peserta yang datang dari berbagai daerah. Kehadiran UMKM diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk mereka.

 

Selain bazar kuliner, penyelenggara juga menghadirkan hiburan musik yang melibatkan sejumlah penampil. Konsep perpaduan olahraga dan hiburan tersebut membuat acara tidak hanya menarik bagi pelari, tetapi juga menjadi destinasi rekreasi bagi keluarga dan komunitas.

 

 

Salah seorang peserta, Michelle Kasenda, menilai penyelenggaraan RunXperience memberikan pengalaman berbeda dibandingkan ajang lari pada umumnya. Menurutnya, perpaduan olahraga dengan hiburan menciptakan suasana yang lebih inklusif dan menyenangkan.

 

“Kegiatan seperti ini menarik karena tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga menghadirkan hiburan dan kebersamaan yang bisa dinikmati berbagai kalangan,” katanya.

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi penyelenggaraan RunXperience 2026 di Kota Pahlawan. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat, tetapi juga memberi manfaat ekonomi melalui keterlibatan UMKM lokal.

 

Menurut Eri, kolaborasi antara pemerintah daerah, penyelenggara, komunitas, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan kegiatan yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.

 

“Selain mendorong pola hidup sehat, kegiatan ini juga memberi ruang bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha,” ujar Eri.

 

RunXperience 2026 dijadwalkan kembali digelar di Jakarta pada 4 Oktober 2026 sebagai penutup rangkaian kegiatan tahun ini. Penyelenggara berharap konsep yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi lokal dapat terus berkembang serta menjangkau lebih banyak kota di Indonesia pada penyelenggaraan berikutnya. (ivan)