Hal itu tercermin dari melambatnya penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), Kredit Pemilikan Ruko/Rukan, hingga Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), meskipun BI Rate berada dalam tren penurunan.
Pada segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penyaluran kredit masih mengalami kontraksi dibandingkan triwulan sebelumnya. Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh tekanan terhadap daya beli masyarakat, walaupun suku bunga kredit UMKM terus mengalami penurunan.
Meski demikian, Rifki menegaskan pangsa kredit UMKM di Jawa Timur tetap berada di atas 30 persen. Capaian tersebut menunjukkan sektor UMKM masih menjadi salah satu fokus utama dalam penyaluran pembiayaan perbankan.
Dari sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencatat pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya. Peningkatan tersebut didorong oleh bertambahnya simpanan rumah tangga, terutama dalam bentuk giro dan tabungan, serta meningkatnya simpanan giro dari sektor korporasi.