Ia berharap pertandingan final tidak hanya menyuguhkan kualitas kompetisi yang baik, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dari sisi keamanan, kebersihan, dan perputaran ekonomi.
“Harapannya di final kita tetap bisa memberikan dampak yang baik dari sisi kompetisi, keamanan, perputaran ekonomi, dan juga kebersihan,” katanya.
Menurut Tsamara, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar merupakan salah satu komitmen yang terus dipertahankan panitia dalam setiap penyelenggaraan Piala Presiden.
Meski babak semifinal digelar tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, panitia tetap melibatkan 25 tenant UMKM untuk berjualan di area stadion. Sebelumnya, sebanyak 80 tenant berpartisipasi di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dan 50 tenant di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.