Ia berharap keikutsertaan karateka Porbikawa Jatim tidak hanya menghasilkan prestasi bagi organisasi, tetapi juga mampu mengharumkan nama Jawa Timur dan Indonesia di tingkat internasional.
Menurut Kandradi, para atlet akan berupaya memberikan penampilan terbaik dengan persiapan yang telah dilakukan di masing-masing dojo.
Selain mengejar prestasi di arena pertandingan, kepengurusan baru Porbikawa Jatim juga menyiapkan sejumlah program untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan pembinaan atlet.
Salah satu fokusnya yakni menambah jumlah Pengurus Cabang (Pengcab) Porbikawa di berbagai daerah di Jawa Timur.
Saat ini Porbikawa Jatim memiliki delapan Pengcab yang tersebar di Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Jombang.
“Kita akan terus mengembangkan Pengcab Porbikawa di Jatim. Selain itu, kita juga akan memperkuat pembinaan dengan memberdayakan para pelatih agar bisa membina atlet yang bisa meraih prestasi,” ujar Kandradi.