SURABAYA, PustakaJC.co - Orang Tua Group (OT Group) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi regional dengan kembali berpartisipasi pada ajang Pekan Raya Jatim (PRJ Jatim) 2026. Pameran akbar ini diselenggarakan di Grand City Convex, Surabaya, dan berlangsung selama 11 hari pada 8–18 Oktober 2026.
Keikutsertaan tahun ini menandai keikutsertaan kali ketiga bagi OT Group dalam perhelatan tahunan tersebut, setelah sebelumnya sukses hadir pada edisi 2023 dan 2025. Dilansir dari surabayapagi.com, Rabu, (14/9/2026).
Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, PRJ Jatim 2026 menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Mengusung tema “Jatim Unggul, Maju, Berkelanjutan”, pameran tahun ini hadir dengan skala yang lebih besar. Area pameran diperluas hingga mencapai 13.380 meter persegi dengan menghadirkan lebih dari 250 stan dari berbagai sektor industri. Selama penyelenggaraannya, ajang ini menargetkan kunjungan sebanyak 270.000 orang dengan proyeksi transaksi menembus angka lebih dari Rp50 miliar.
Director & COO OT Group, Donny, mengungkapkan bahwa Jawa Timur memegang peranan krusial sebagai wilayah kerja strategis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap portofolio bisnis perusahaan. Berdasarkan catatan perusahaan, Jawa Timur menempati posisi terbesar kedua secara nasional setelah wilayah Jabodetabek, dengan porsi kontribusi mencapai 20 hingga 25 persen.
"Jawa Timur adalah salah satu wilayah paling potensial bagi pertumbuhan bisnis Orang Tua Group, termasuk brand seperti Crystalin. Di sini kami juga memiliki banyak jaringan fasilitas produksi, mulai dari Surabaya, Pandaan, Pasuruan, hingga Jombang," ujar Donny di sela-sela pameran, Jumat (9/10).
Lebih lanjut, Donny memaparkan bahwa strategi ekspansi perusahaan saat ini tidak hanya berfokus pada penetrasi di kota-kota besar (tier-one), tetapi juga mulai menyasar perluasan jangkauan ke kota-kota sekunder dan tersier (second and third tier cities).
Pembangunan pabrik baru di Jombang menjadi salah satu pilar strategis untuk menangkap potensi ekonomi daerah tersebut sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen di Jawa Timur, OT Group mengusung konsep komunikasi dua arah selama pameran berlangsung. Perusahaan menghadirkan produk-produk khusus serta edisi kemasan besar eksklusif (backpack) yang hanya dipasarkan secara terbatas selama PRJ Jatim 2026. Langkah ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman belanja yang unik, interaktif, dan berkesan bagi masyarakat.
"Bagi kami, target transaksi bukanlah hal utama. Yang paling penting adalah bagaimana kami bisa memberikan pelayanan terbaik, membangun interaksi langsung, dan mendengarkan masukan konsumen secara langsung," tambahnya.
Sementara itu, Marketing Director PT Jakarta International Expo (JIExpo), Ralph Scheunemann, menyampaikan apresiasi atas konsistensi OT Group yang terus mendukung perhelatan PRJ Jatim dari tahun ke tahun. Menurutnya, keterlibatan aktif dari merek-merek berskala besar menjadi penopang utama keberlanjutan PRJ Jatim sebagai wadah strategis pertemuan antara pelaku usaha dan masyarakat luas.
"PRJ Jatim ini terus berkembang pesat dan sudah menjadi semacam 'miniatur' Jakarta Fair di Surabaya. Tahun lalu lebih dari 260.000 pengunjung hadir dalam 11 hari. Tahun ini area pameran kami perluas, dan kami menargetkan skala ini terus meningkat di tahun-tahun mendatang," tutur Ralph.
PRJ Jatim 2026 sendiri menampilkan beragam kategori produk unggulan, mulai dari makanan dan minuman, elektronik, kesehatan, kecantikan, hingga produk otomotif dan fesyen. Melalui kolaborasi erat antara pemerintah daerah, pihak penyelenggara, dan pelaku industri seperti OT Group, perhelatan ini diharapkan mampu terus mendorong perputaran roda perdagangan serta menggerakkan perekonomian daerah di Jawa Timur. (ivan)