Prediksi Lebaran Beda, Ahli Falak NU Gresik Sebut Hilal Masih Rendah

gresik | 18 Maret 2026 17:17

 

Ia menjelaskan, NU menggunakan metode rukyatul hilal, yakni pengamatan langsung terhadap hilal yang dikombinasikan dengan perhitungan hisab imkanur rukyat.

 

Dalam kriteria tersebut, hilal dinyatakan memenuhi syarat apabila memiliki ketinggian minimal 3 derajat di atas ufuk dengan elongasi minimal 6,4 derajat.

 

Namun, berdasarkan data hisab sementara, posisi hilal di sejumlah wilayah Indonesia masih berada di bawah ambang batas tersebut.

 

“Di wilayah Gresik, ketinggian hilal tercatat sekitar 1 derajat dengan elongasi sekitar 5 derajat, sehingga belum memenuhi kriteria minimum,” jelasnya.

 

Perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah ini kerap memicu perbedaan waktu pelaksanaan Idulfitri di Indonesia. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap saling menghormati serta menjaga kerukunan dalam menyikapi perbedaan tersebut. (ivan)