90 Lukisan Hitam Putih Dipamerkan di Gresik, Seniman Jatim Bangkitkan Seni Klasik

gresik | 11 Mei 2026 07:49

90 Lukisan Hitam Putih Dipamerkan di Gresik, Seniman Jatim Bangkitkan Seni Klasik
Kris Adji AW bersama drg Saifudin Ghozali melihat salah satu lukisan bertajuk “Godzilla” karya pelukis asal Gresik yang dipamerkan di Pudak Galeri, Gresik. (dok gresiksatu)

GRESIK, PustakaJC.co - Puluhan pelukis dari berbagai daerah di Jawa Timur memamerkan sekitar 90 karya lukisan hitam putih dalam ajang “Black & White Exhibition Contemplation Art Season 3” di Pudak Galeri, Gresik.

 

Pameran yang digelar mulai 9 hingga 17 Mei 2026 itu menjadi ruang kebangkitan seni rupa klasik di tengah dominasi karya modern penuh warna. Sebanyak 28 pelukis ikut ambil bagian dengan membawa tiga hingga enam karya berbahan kanvas dan akrilik. Dilansir dari gresiksatu.com, Senin, (11/5/2026).

 

Ketua Komunitas Ilustrasi Idiom Pelaku Seni, Webeech Mantarsov mengatakan, Gresik menjadi lokasi ketiga setelah sebelumnya pameran digelar di Sidoarjo dan Kota Batu.

 

“Ada sekitar 80 sampai 90 lukisan yang dipamerkan dari para pelukis se-Jatim,” ujarnya.

 

 

Menurutnya, konsep hitam putih dipilih untuk menghadirkan kejujuran dalam proses berkesenian sekaligus menghidupkan kembali kekuatan seni rupa klasik.

 

Salah satu pelukis asal Gresik, Kris Adji AW menyebut karya hitam putih jauh lebih menantang karena tidak bisa ditutupi permainan warna.

 

“Hitam putih adalah proses karya yang paling jujur. Keliru ya keliru,” katanya.

 

 

Kepala Disparekrafbudpora Gresik, Saifudin Ghozali mengapresiasi pameran tersebut karena dinilai mampu mendorong perkembangan seni rupa sekaligus ekonomi kreatif di Gresik.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk datang dan menikmati karya para seniman hingga penutupan pameran pada 17 Mei 2026. (ivan)