GRESIK, PustakaJC.co – Haul ke-71 Al-Habib Abu Bakar Assegaf yang digelar mulai Selasa, (2/6/2026) diperkirakan kembali menyedot ratusan ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia. Kawasan Alun-Alun Gresik hingga Jalan KH Zubair diprediksi dipenuhi lautan jamaah berpakaian putih yang datang untuk mengikuti rangkaian haul ulama kharismatik tersebut.
Panitia telah menyiapkan berbagai kebutuhan guna mendukung kelancaran acara, termasuk konsumsi dalam jumlah besar. Salah satu panitia sekaligus keluarga Al-Habib Abu Bakar Assegaf, Habib Ahmad, mengatakan jumlah jamaah yang hadir setiap tahun terus meningkat sehingga persiapan dilakukan lebih matang. Dilansir dari gresiksatu.com, Selasa, (2/6/2026).
“Kami sudah siapkan konsumsi lebih, sebagai pengalaman setiap tahunnya jumlah jamaah semakin banyak,” ujar Habib Ahmad, Selasa, (2/6/2026).
Menurutnya, konsumsi akan dibagikan dalam tiga sesi selama rangkaian haul berlangsung, yakni setelah khataman Kitab Ihya’ Ulumuddin pada malam hari, saat sarapan usai pembacaan maulid, dan makan siang setelah kegiatan utama di masjid.
“Konsumsi semuanya nasi kebuli. Kemarin kalau tidak salah, panitia sudah sembelih empat sapi dan ratusan kambing,” katanya.
Rangkaian haul diawali dengan kegiatan roha yang dipusatkan di sepanjang Jalan KH Zubair. Untuk menampung jamaah, panitia telah memasang tenda sepanjang kurang lebih 500 meter.
Pada hari pertama, kegiatan diisi pembacaan Kitab Ihya’ Ulumuddin yang dilanjutkan hadrah, qasidah, dan syair-syair pujian kepada Rasulullah SAW.
“Acara dimulai bada Ashar hingga malam hari,” tambahnya.
Selanjutnya pada Rabu, (3/6/2026), jamaah akan mengikuti pembacaan maulid setelah salat Subuh. Puncak acara berlangsung di kawasan Masjid Jami’ Gresik dengan agenda doa bersama dan tausiyah.
“Menggelar doa bersama dan tausiyah, sekaligus refleksi keteladanan perjuangan dakwah Al-Habib Abu Bakar Assegaf,” terangnya.
Panitia juga menegaskan seluruh rangkaian haul diperuntukkan bagi jamaah laki-laki. Sementara jamaah perempuan diimbau mengikuti kegiatan melalui siaran langsung yang telah disediakan.
“Seluruh rangkaian acara akan disiarkan secara langsung. Insya Allah, menghadiri secara daring pun tetap menjadi jalan untuk memperoleh keberkahan,” ungkap Habib Ahmad.
Sementara itu, untuk mendukung kelancaran acara, Satlantas Polres Gresik menerapkan rekayasa lalu lintas dan menyiapkan 31 titik parkir bagi kendaraan jamaah.
Kasatlantas Polres Gresik AKP Nur Arifin mengatakan sejumlah ruas jalan menuju lokasi haul akan ditutup sementara selama kegiatan berlangsung.
“Seluruh akses yang menuju tempat penyelenggaraan kami tutup untuk sementara waktu agar kegiatan bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Enam ruas jalan yang ditutup meliputi Jalan KH Zubair, Jalan Harun Thohir, Jalan Kramat Langon, Jalan Malik Ibrahim, Jalan Agus Salim, dan Jalan Wahid Hasyim.
“Berlaku untuk seluruh jenis kendaraan bermotor, kecuali kendaraan darurat seperti ambulans, kendaraan logistik panitia, dan kebutuhan lainnya,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan dengan kegiatan haul untuk menghindari kawasan pusat Kota Gresik selama acara berlangsung guna mencegah kemacetan.
“Kami juga siapkan pola-pola pengaturannya agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” pungkas Nur Arifin. (ivan)