Ia menjelaskan bahwa hasil sensus akan menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan, termasuk penguatan investasi, penciptaan lapangan kerja, pengembangan UMKM, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, sebagai salah satu pusat industri dan perdagangan di Jawa Timur, Gresik membutuhkan data ekonomi yang akurat untuk mendukung visi pembangunan daerah menuju “Gresik Emas Mendunia”.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik Badan Pusat Statistik Kabupaten Gresik, Indriya Purwaningsih, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan terbesar dan paling komprehensif yang dilakukan setiap satu dekade.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada kualitas kerja petugas di lapangan, bukan hanya pada metode dan teknologi yang digunakan.
“Keberhasilan sensus tidak hanya ditentukan oleh desain metodologi maupun teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kualitas kerja para petugas di lapangan,” ujarnya.