Pemkab Gresik Perkuat Link and Match Sekolah dengan Industri

gresik | 20 Juli 2026 13:14

 

Berdasarkan data Disnaker, hingga Juli 2026 kebutuhan tenaga kerja di Gresik mencapai 3.677 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 1.976 kebutuhan tenaga kerja melalui Job Fair Tematik dan 1.698 kebutuhan tenaga kerja di luar job fair yang dihimpun sepanjang Januari hingga Juni 2026.

 

Mayoritas lowongan kerja masih didominasi lulusan SMA dan SMK. Dari total kebutuhan tenaga kerja tersebut, sebanyak 3.145 posisi diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK. Sementara kebutuhan lulusan D3 mencapai 377 orang, S1 sebanyak 111 orang, D1-D4 sebanyak 7 orang, lulusan SMP 14 orang, dan lulusan SD sebanyak 20 orang.

 

Meski kebutuhan tenaga kerja cukup tinggi, sejumlah posisi masih belum berhasil dipenuhi. Pada 2025 tercatat terdapat 1.156 kebutuhan pekerja luar negeri dan 396 kebutuhan tenaga kerja dalam negeri yang belum terisi.

 

Di sisi lain, penempatan tenaga kerja melalui platform Gresikerja sepanjang 2025 mencapai 1.058 orang. Disnaker juga mencatat sebanyak 391 warga Gresik bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI), dengan negara tujuan terbanyak Malaysia, Qatar, dan Hong Kong.