GRESIK, PustakaJC.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri melalui program link and match. Salah satu langkah yang diprioritaskan ialah memperluas kerja sama sekolah, khususnya SMA dan SMK, dengan perusahaan melalui program magang.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten agar mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja seiring pesatnya pertumbuhan investasi di Kabupaten Gresik. Dilansir dari gresiksatu.com, Senin, (20/7/2026).
Komitmen itu mengemuka dalam Job Fair Tematik Gresik 2026 yang dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik Zainul Arifin, sejumlah perusahaan, serta mantan Menteri BUMN yang kini menjabat Komisaris Harian Disway, Dahlan Iskan.
Kepala Disnaker Gresik Zainul Arifin mengatakan Pemkab Gresik telah memiliki regulasi berupa peraturan daerah dan peraturan bupati yang mengatur keterbukaan penyerapan tenaga kerja lokal. Aturan tersebut diharapkan mampu memperbesar peluang masyarakat Gresik bekerja di perusahaan yang beroperasi di wilayahnya.
“Di Gresik sudah ada perda dan perbup terkait keterbukaan penyerapan tenaga kerja lokal. Tujuannya agar tenaga kerja kita lebih siap dan lebih bersaing di dunia industri,” ujar Zainul, Senin, (20/7/2026).