Menurut Yani, di tengah ketidakpastian ekonomi global, pemerintah daerah harus mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, kepastian hukum, dan birokrasi yang responsif agar Gresik tetap menjadi daerah yang menarik bagi investor.
Ia menyebut Kabupaten Gresik memiliki berbagai keunggulan, mulai dari posisi geografis yang strategis, kawasan industri yang berkembang, pelabuhan, ketersediaan energi, air, gas, hingga infrastruktur yang terus ditingkatkan. Namun seluruh potensi tersebut harus didukung kepastian tata ruang.
“Kita berangkat dari tata ruang karena dari tata ruang itu ada kepastian hukum dalam berinvestasi. Jelas, tidak tumpang tindih, tidak abu-abu,” katanya.