AHY Resmikan Permukiman Terpadu untuk 1.152 Warga Gresik

gresik | 02 Agustus 2026 08:21

 

Ia mengaku terharu melihat perubahan kondisi permukiman di Desa Campurejo. Menurutnya, kebahagiaan warga yang kini menempati rumah baru menjadi bukti nyata bahwa program pemerintah mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

“Saya sungguh terharu mendengarkan testimoni dan melihat raut wajah yang berbahagia. Mereka menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah menghadirkan rumah-rumah yang semakin layak hari ini,” katanya.

 

AHY menjelaskan, dari total 166 unit rumah yang tersedia, sebanyak 102 unit merupakan rumah baru, 43 unit merupakan rumah tidak layak huni yang direnovasi, sedangkan 21 unit lainnya dibangun melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

 

Selain membangun rumah, pemerintah juga melengkapi kawasan tersebut dengan berbagai infrastruktur dasar. Fasilitas yang tersedia meliputi jalan lingkungan, saluran drainase, jaringan pipa air bersih, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), tandon air, hingga Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).

 

[halamam]

 

Menurut AHY, pembangunan infrastruktur pendukung menjadi bagian penting agar kawasan tidak hanya memiliki rumah yang layak, tetapi juga lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

 

“Jadi bukan hanya rumahnya, tapi juga jalan-jalan lingkungannya, ada IPAL, saluran air bersih, dan fasilitas lainnya sehingga kawasan ini benar-benar menjadi lingkungan yang layak dihuni,” tuturnya.

 

Kawasan permukiman terpadu seluas sekitar 7,11 hektare tersebut kini dihuni sekitar 1.152 jiwa. AHY berharap seluruh warga dapat menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan lingkungan sehingga manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang.

 

“Saya hanya ingin mengucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu semua. Mudah-mudahan ini menjadi salah satu contoh penataan kawasan kumuh lainnya yang bisa menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan bagi masyarakat,” ucapnya.