GRESIK, PustakaJC.co – SMK Semen Gresik kembali mencatatkan prestasi di bidang pendidikan vokasi. Keberhasilan sekolah tersebut mengembangkan Bengkel KITA Motor sebagai sarana praktik sekaligus unit usaha mengantarkannya menjadi percontohan (pilot project) bagi sekolah-sekolah binaan PT Pertamina Lubricants di seluruh Indonesia.
Pengakuan itu ditunjukkan dengan dipilihnya Bengkel KITA Motor yang berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim Nomor 30 Gresik sebagai lokasi kunjungan dan pembelajaran peserta program Teacherpreneur. Kegiatan tersebut diikuti guru dari 55 sekolah binaan PT Pertamina Lubricants, dengan masing-masing sekolah mengirimkan dua orang perwakilan untuk mengikuti workshop dan studi lapangan selama dua hari.
Kepala SMK Semen Gresik, Choirul Ichsan, mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen sekolah dalam membangun kemitraan yang erat dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi utama dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja. Dilansir dari gresiksatu.com, Rabu, (5/8/2026).
“Sebagai salah satu SMK tertua di wilayah ini, kami selalu mengedepankan kerja sama yang kuat dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Langkah ini menjadi kunci utama kami dalam menyiapkan para lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki daya saing yang tinggi dan kompetitif di dunia kerja,” ujar Choirul Ichsan, Selasa, (4/8/2026).
Ia menjelaskan, Bengkel KITA Motor merupakan pengembangan dari program Enduro Service hasil kolaborasi dengan PT Pertamina Lubricants. Bengkel tersebut mulai beroperasi pada 2023 dan terus berkembang menjadi salah satu bengkel edukasi unggulan.
Selama tiga tahun terakhir, Bengkel KITA Motor tidak hanya menjadi tempat praktik siswa, tetapi juga berkembang sebagai unit usaha produktif. Hingga kini, bengkel tersebut berhasil membukukan omzet lebih dari Rp100 juta serta meraih penghargaan Best Communication dalam program pembinaan PT Pertamina Lubricants.
Senior CSR Pertamina Lubricants, Asep Saputra, menjelaskan bahwa program Teacherpreneur dirancang untuk meningkatkan kapasitas kewirausahaan para guru di sekolah binaan. Menurutnya, pendidikan teknik perlu dipadukan dengan pembelajaran bisnis agar lulusan SMK memiliki kemampuan membangun usaha secara mandiri.
“Selama ini pendidikan teknik dan kewirausahaan sering berjalan sendiri-sendiri. Melalui konsep Enduro Home Service, kami mencoba menggabungkan keduanya agar lebih mendekati kondisi dunia usaha yang sesungguhnya,” kata Asep.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari strategi pemasaran digital, pengelolaan media sosial, manajemen bengkel, hingga pengalaman membangun usaha dari tahap awal.
Program Teacherpreneur sendiri merupakan bagian dari Enduro Internship Program yang memiliki delapan program turunan. Beberapa di antaranya meliputi Enduro Student Program, Enduro Sahabat Lapas, Pertamina Sahabat Nelayan, Pertamina Sahabat Difabel, Enduro Kapal Batas, Enduro Sahabat Santri, serta berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya.
Asep menegaskan, tujuan utama program tersebut adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan keterampilan dan jiwa kewirausahaan. Ia berharap lulusan SMK tidak hanya siap bekerja sebagai mekanik, tetapi juga mampu menjadi pengusaha yang membuka lapangan kerja baru.
“Tujuan akhirnya adalah meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui penguatan keterampilan dan kewirausahaan. Kami ingin lulusan SMK tidak hanya menjadi mekanik, tetapi juga mampu menjadi pemilik usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan,” jelasnya.
Keberhasilan SMK Semen Gresik juga mendapat apresiasi dari peserta benchmark. Guru SMKN 5 Padang, Ronal Fujianto, menilai sekolah tersebut layak menjadi contoh bagi sekolah-sekolah binaan Pertamina Lubricants di berbagai daerah.
“SMK Semen Gresik bisa dibilang merupakan pilot project. Mereka sudah membuktikan keberhasilan dalam membangun usaha bengkel yang profesional sekaligus meraih penghargaan Best Communication. Banyak hal yang bisa kami adopsi untuk diterapkan di daerah kami,” ujarnya.
Apresiasi serupa datang dari pelanggan Bengkel KITA Motor, Reza Ardiatya dari BRI. Ia mengaku puas dengan kualitas pelayanan yang diberikan.
“Selama ini tidak ada keluhan setelah servis di KITA Motor. Pelayanannya baik, hasil pengerjaannya memuaskan, dan penggunaan produk Enduro juga membuat pelanggan merasa lebih yakin,” pungkasnya. (ivan)