Catat! Jalan KH Syafi’i Suci Gresik Ditutup Saat Rebo Wekasan

gresik | 10 Agustus 2026 14:11

Catat! Jalan KH Syafi’i Suci Gresik Ditutup Saat Rebo Wekasan
Rebo Wekasan Desa Suci. (dok gresiksatu)

GRESIK, PustakaJC.co - Pengguna jalan yang biasa melintas di Jalan KH Syafi’i, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, perlu memperhatikan rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan tradisi Rebo Wekasan.

 

Pemerintah Desa Suci melakukan penutupan sementara Jalan KH Syafi’i selama tiga hari untuk mendukung kelancaran rangkaian kegiatan Rebo Wekasan. Dilansir dari gresiksatu.com, Senin, (10/8/2026).

 

Sekretaris Desa Suci, Muhammad Miftach, mengatakan pengalihan arus diberlakukan mulai Senin hingga Rabu, 10-12 Agustus 2026.

 

“Pengalihan arus ini dilakukan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Rebo Wekasan sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” kata Miftach, Senin, (10/8/2026).

 

 

Penutupan jalan dilakukan karena kawasan tersebut diperkirakan dipadati aktivitas masyarakat. Selain rangkaian tradisi Rebo Wekasan, terdapat pasar malam yang menghadirkan puluhan hingga ratusan stan UMKM serta berbagai wahana permainan.

 

Kondisi tersebut membuat Jalan KH Syafi’i tidak memungkinkan dilalui kendaraan seperti pada hari biasa.

 

Pada Senin (10/8/2026), penutupan Jalan KH Syafi’i diberlakukan mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB.

 

Kemudian pada Selasa (11/8/2026), pengalihan arus berlangsung lebih lama, mulai pukul 12.00 WIB hingga tengah malam atau pukul 24.00 WIB.

 

Sedangkan pada Rabu (12/8/2026), penutupan jalan dijadwalkan mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB.

 

 

 

Selama pengalihan arus berlangsung, masyarakat dapat menggunakan sejumlah jalur alternatif. Salah satunya jalur dari Suci menuju Pongangan, Manyar, melalui kawasan Perum PPS dan Jalan Tangki.

 

Jalur alternatif lainnya yakni dari Suci menuju kawasan Gresik Kota Baru (GKB) melalui Perum Andalusia. Namun, jalur tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua.

 

Miftach mengimbau masyarakat memperhatikan jadwal penutupan dan memilih jalur alternatif yang tersedia agar perjalanan tetap lancar selama pelaksanaan Rebo Wekasan.

 

“Pengalihan arus ini untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama pelaksanaan Rebo Wekasan,” pungkasnya. (ivan)