Pemkab Gresik Kerahkan Relawan dan Bantuan Rp250 Juta ke NTT

gresik | 28 Agustus 2026 13:02

Pemkab Gresik Kerahkan Relawan dan Bantuan Rp250 Juta ke NTT
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memberangkatkam relawan dan bantuan kepada korban Gempa Bumi NTT.. (dok gresiksatu)

GRESIK, PustakaJC.co — Pemerintah Kabupaten Gresik mengerahkan relawan sekaligus menyalurkan bantuan senilai Rp250 juta untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat, (28/8/2026).

 

Bantuan tersebut dihimpun dari sejumlah organisasi dan lembaga di lingkungan Kabupaten Gresik. Penyaluran bantuan ditandai dengan pemberangkatan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik dari Kantor PMI Gresik. Dilansir dari gresiksatu.com, Jumat, (28/8/2026).

 

Relawan PMI Gresik membawa bantuan sekaligus bertugas memastikan donasi dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di sejumlah wilayah terdampak.

 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mengatakan, Pemkab Gresik telah mengoordinasikan sejumlah pihak untuk menghimpun bantuan bagi korban gempa di NTT.

 

“Korban bencana alam gempa, kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik telah mengoordinasikan beberapa pihak. Mulai dari PKK, Korpri, Dharma Wanita, Baznas, PGRI, dan PMI yang hari ini menjadi koordinator dalam bantuan untuk korban bencana alam gempa di NTT,” kata Gus Yani.

 

 

Menurut Gus Yani, perwakilan PMI Gresik akan berangkat langsung ke NTT untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Bantuan dapat diberikan dalam bentuk barang maupun uang tunai menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

 

Total bantuan yang terkumpul mencapai Rp250 juta. Rinciannya, Korpri sebesar Rp50 juta, PKK Rp11 juta, Baznas Rp25 juta, PGRI Rp50 juta, Dharma Wanita Rp50 juta, DWP Rp7 juta, dan PMI Rp82 juta.

 

“Total Rp250 juta. Alhamdulillah, ini cukup banyak. Mudah-mudahan bisa membantu meringankan saudara-saudara kita yang ada di NTT,” ungkapnya.

 

Bantuan tersebut akan disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak. Gus Yani menyebut terdapat beberapa titik tujuan bantuan, di antaranya Pulau Palue, Desa Nuat Kecamatan Paga, Kecamatan Lela, Kecamatan Bola, serta dua titik pengungsian di Kelora Samar dan Ureng. Satu lokasi lainnya berada di Kabupaten Nagiko.

 

“Ada enam titik yang menjadi tujuan bantuan. Mudah-mudahan korban bencana alam, khususnya gempa di NTT, segera dipulihkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Amin,” tuturnya.

 

 

Gus Yani berharap bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan pemerintah daerah Gresik tersebut dapat meringankan beban warga yang terdampak bencana.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan pemulihan wilayah terdampak serta berharap Indonesia senantiasa diberikan keamanan dan dijauhkan dari bencana.

 

“Dan tentunya kami semua berdoa, mudah-mudahan Indonesia semakin aman. Amin ya rabbal alamin,” pungkasnya. (ivan)