GRESIK, PustakaJC.co - Kebutuhan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Gresik hingga kini masih belum sepenuhnya terpenuhi. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik mencatat daerah tersebut masih memerlukan sekitar 3.700 hingga 4.000 titik PJU tambahan demi menunjang keselamatan dan kenyamanan masyarakat di jalan raya.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi, menyampaikan bahwa perkembangan jaringan jalan dan konektivitas antarwilayah yang kian pesat harus diimbangi dengan fasilitas penerangan yang memadai.
Menurutnya, pemenuhan PJU sangat vital tidak hanya untuk keselamatan lalu lintas, tetapi juga meminimalisasi potensi kriminalitas atau kerawanan sosial pada malam hari. Dilansir dari gresiksatu.com, Rabu, (16/9/2026).
"Titik-titik rawan tetap harus jadi prioritas, salah satunya untuk menekan area rawan sosial. Kami sudah informasikan ke Dinas Perhubungan agar ruas yang masih gelap, khususnya di kawasan kota seperti Jalan Permata, segera dilakukan pemeliharaan dan pemasangan," ujar Hamdi, Rabu, (16/9/2026).
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berencana melakukan penambahan PJU di 191 titik dalam waktu dekat. Sasaran penataan fasilitas penerangan ini mencakup ruas jalan kabupaten hingga Jalan Poros Desa (JPD).
Salah satu lokasi yang mendapat keluhan warga berada di Jalan Permata, tepatnya di depan kantor Kejaksaan Negeri Gresik. Akses jalan kabupaten yang berada di pusat kota tersebut dinilai warga sudah terlalu lama dibiarkan gelap gulita.
Hasan, seorang warga setempat, mengungkapkan harapannya agar perbaikan dan penambahan penerangan di lokasi tersebut bisa segera direalisasikan oleh pemerintah setempat.
"Kondisinya sudah cukup lama gelap. Kami sangat berharap pemerintah segera menanganinya agar jalanan jadi terang dan aman dilalui," tuturnya. (ivan)