KEK Gresik Hadirkan Beranda Imigrasi, Permudah Layanan bagi Investor dan TKA

gresik | 29 Oktober 2026 17:41

KEK Gresik Hadirkan Beranda Imigrasi, Permudah Layanan bagi Investor dan TKA
Peresmian Beranda Imigrasi di Kek Jiipe Gresik. (dok gresiksatu)

GRESIK, PustakaJC.co – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik kini memiliki Beranda Imigrasi yang dihadirkan untuk mendekatkan layanan keimigrasian kepada investor dan tenaga kerja asing (TKA) di kawasan industri Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE).

 

Layanan tersebut diluncurkan pada Rabu. (28/10/2026) sebagai bagian dari upaya Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mempermudah akses informasi dan pelayanan keimigrasian bagi perusahaan yang beroperasi di KEK Gresik. Dilansir dari gresiksatu.com, Kamis, (29/10/2026).

 

Administrator KEK Gresik, Ibnu Sina, mengapresiasi dukungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Direktorat Jenderal Imigrasi, dalam menghadirkan layanan tersebut di kawasan industri terintegrasi itu.

 

Menurut Ibnu, keberadaan Beranda Imigrasi melengkapi fasilitas perizinan terpadu satu pintu yang telah tersedia di Kantor Administrator KEK Gresik. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih mudah mengakses layanan keimigrasian untuk mendukung pengelolaan tenaga kerja asing.

 

“Kemudahan layanan imigrasi di Beranda Imigrasi ini semakin melengkapi layanan perizinan terpadu satu pintu di Kantor Administrator KEK Gresik. Investor dapat memanfaatkan kemudahan layanan imigrasi untuk pengelolaan TKA yang beraktivitas di KEK Gresik,” ujarnya.

 

 

Ia berharap kehadiran layanan tersebut dapat mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif sekaligus mendorong pertumbuhan investasi asing atau foreign direct investment (FDI) di KEK Gresik.

 

Selain mempermudah perusahaan, layanan ini juga memangkas kebutuhan perjalanan tenaga kerja asing untuk mengakses pelayanan keimigrasian di wilayah lain.

 

“Dengan adanya layanan ini, tenaga kerja asing tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya karena layanan keimigrasian sudah tersedia langsung di kawasan KEK JIIPE Gresik,” kata Ibnu.

 

Sementara itu, Kepala Seksi Izin Tinggal Orang Asing Kantor Imigrasi Kelas I TPI Tanjung Perak, Muh Ikbal Bangsawan, mengatakan Beranda Imigrasi merupakan bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha, terutama perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing.

 

Ia berharap keberadaan layanan tersebut dapat meningkatkan kemudahan akses informasi sekaligus memperkuat koordinasi antara pihak imigrasi, pengelola kawasan, dan perusahaan.

 

“Kami ingin memastikan bahwa layanan keimigrasian dapat dijangkau secara lebih dekat dan memberikan kemudahan bagi para pengguna layanan,” ujarnya.

 

 

 

Ikbal menambahkan, penyeragaman nama dan identitas visual Beranda Imigrasi bertujuan memudahkan masyarakat mengenali titik pelayanan keimigrasian di berbagai daerah. Meski demikian, perubahan identitas tersebut tidak mengubah lokasi fisik, jenis layanan, maupun mekanisme pelayanan yang telah berjalan.

 

Seluruh pelayanan tetap dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Peluncuran Beranda Imigrasi di KEK Gresik merupakan bagian dari program nasional Direktorat Jenderal Imigrasi yang dilaksanakan serentak di 254 titik dengan melibatkan 29 kantor wilayah. Peresmian nasional dipimpin Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko.

 

Peresmian di KEK Gresik turut dihadiri Kapolres Gresik AKBP Ramadan Nasution, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gresik Hari Syawaludin, Administrator KEK Gresik Ibnu Sina, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di kawasan JIIPE. (ivan)