Ia menegaskan kesiapan kawasan industri JIIPE untuk terlibat dalam forum semacam ini.
Sementara Kepala Diskoperindag Gresik Darmawan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian inkubasi bisnis yang diikuti 30 pelaku usaha, terdiri dari 10 UMKM batik, 9 konveksi, dan 11 makanan-minuman.
Para peserta menerima materi strategis seperti legalitas usaha, branding, digital marketing, strategi produksi, packaging, dan penguatan model bisnis.
“Ini bukan hanya transaksi, tetapi membangun jaringan kemitraan ekonomi daerah yang lebih kuat,”tegasnya.
Seiring meningkatnya investasi di Gresik, forum inkubasi dan business matching dinilai menjadi instrumen penting untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah dan ketahanan UMKM dalam menghadapi dinamika pasar. (ivan)