Gresik Dorong Ekosistem Inovasi Lewat Gelaran Ginofest 2025

gresik | 07 Desember 2025 14:44

Gresik Dorong Ekosistem Inovasi Lewat Gelaran Ginofest 2025
Sekda Gresik Wasil saat mengunjungi stand di Ginofest 2025 Gresik. (dok gresiksatu)

GRESIK, PustakaJC.co - Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Ginofest 2025 di Atrium Icon Mall Gresik pada 5–6 Desember 2025. Mengangkat tema “Kreativitas Tanpa Batas, Inovasi Tanpa Henti untuk Gresik Mandiri”, ajang ini menjadi ruang apresiasi dan publikasi inovasi pembangunan daerah.

 

Sebanyak 26 stan pameran ikut berpartisipasi menampilkan berbagai produk inovatif dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, komunitas, hingga pelaku usaha. Ragam kegiatan juga digelar, mulai workshop, pentas seni, photobooth, hingga pameran inovasi masyarakat dan perangkat daerah. Dilansir dari gresiksatu.com, Minggu, (7/12/2025).

 

Kepala Bappeda Gresik, Edy Hadisiswoyo, menyebut Ginofest sebagai momentum strategis memperkuat budaya inovasi dan kolaborasi pentahelix.

 

“Kita berharap banyak masukan tentang bagaimana Gresik terus berinovasi. Alhamdulillah tahun ini berlangsung baik dan lancar. Semoga memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

 

 

 

Ia menegaskan Ginofest diarahkan untuk pengembangan ekosistem inovasi berkelanjutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM berbasis inovasi.

 

 

Koordinator Bidang Investasi & Inovasi BRIDA Jatim, Himawan Estu Bagijo, menyampaikan bahwa inovasi kini menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja daerah.

 

“Kalau ingin mendapat penghargaan, minimal harus punya tiga inovasi. Saya percaya Gresik punya potensi besar,” tegasnya.

 

 

 

Ia juga menyoroti tantangan sektor pariwisata terkait pengelolaan sampah dan minimnya anggaran TKD. “Anggaran terpotong, tapi justru di situlah kreativitas diuji,” tambahnya.

 

 

Sekretaris Daerah Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman, menegaskan bahwa setiap OPD wajib memiliki inovasi untuk menjaga kinerja dan alokasi anggaran.

 

“Kalau OPD tidak punya inovasi, bisa berdampak pada turunnya anggaran. Karena itu sejak awal kami dorong semua OPD untuk berinovasi,” ujar Sekretaris Daerah Gresik itu. (ivan)