Kolam pancing itu berdiri di atas lahan desa seluas 700 meter persegi. Area tersebut juga akan difungsikan untuk gedung Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Meras Putih Desa. Total anggaran yang digelontorkan sekitar Rp400 juta, bersumber dari Bantuan Keuangan (BK) Dewan.
Wasik menambahkan, selain area kuliner, fasilitas wisata akan dilengkapi perahu karet yang disewakan dengan harga terjangkau sebagai penambah pendapatan asli desa (PADes).
“Banyak infrastruktur sudah selesai dibangun di Kecamatan Duduksampeyan, tetapi yang paling menarik perhatian adalah pengembangan wisata kolam pancing ini,” kata Sekretaris Desa Duduksampeyan ini.
Lokasinya yang strategis, tak jauh dari jalan raya Duduksampeyan, membuat wisata kolam pancing ini diprediksi menjadi destinasi baru bagi warga sekitar. (ivan)