MUI Gresik Kembali Jadi yang Terbaik di Jawa Timur Dua Tahun Berturut-turut

gresik | 28 Desember 2025 18:49

MUI Gresik Kembali Jadi yang Terbaik di Jawa Timur Dua Tahun Berturut-turut
Ketua MUI Gresik KH Ainur Rofiq saat menerima penghargaan dari Gubernur Jatim sebagai MUI terbaik se jatim. (dok gresiksatu)

GRESIK, PustakaJC.co – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik kembali menorehkan prestasi membanggakan. Untuk dua tahun berturut-turut, MUI Gresik dinobatkan sebagai MUI dengan kinerja terbaik se-Jawa Timur.

 

Penghargaan tersebut diserahkan dalam forum Musyawarah Daerah (Musda) IX MUI Jawa Timur yang digelar di Hotel Santika Premiere Surabaya, Jumat, (26/12/2025). Penghargaan diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jatim, Khofifah Indar Parawansa, kepada Ketua Umum MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib. Dilansir dari gresiksatu.com, Minggu, (28/12/2025).

 

Prestasi ini menegaskan konsistensi MUI Gresik dalam menjalankan peran keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Sebelumnya, penghargaan serupa juga diraih pada tahun 2022, sehingga capaian tahun ini memperkuat reputasi MUI Gresik sebagai salah satu yang paling aktif dan solid di tingkat provinsi.

 

 

 

KH Ainur Rofiq Thoyyib menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam kerja-kerja organisasi. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi yang terbangun antara MUI dan Pemerintah Kabupaten Gresik.

 

“Penghargaan ini adalah hasil kerja bersama. Dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik, khususnya Bupati Gus Yani dan Wakil Bupati dr Alif, sangat membantu kelancaran program-program MUI,” ujar KH Rofiq

 

Ia juga mengapresiasi peran seluruh jajaran internal MUI Kabupaten Gresik, mulai dari Dewan Pertimbangan hingga pengurus harian, yang dinilai bekerja secara konsisten dan penuh tanggung jawab.

 

“Kerja kolektif menjadi kekuatan utama kami. Program yang dijalankan tidak sebatas administratif, tetapi benar-benar menyentuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

 

 

 

Ke depan, KH Ainur Rofiq menegaskan bahwa penghargaan ini tidak boleh membuat jajaran MUI berpuas diri. Justru sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian serta memperkuat peran MUI sebagai pelayan umat dan mitra strategis pemerintah.

 

“Penghargaan ini harus menjadi penyemangat untuk terus memperkuat peran MUI sebagai mitra konstruktif pemerintah dan pengayom umat,” pungkasnya. (ivan)