Ia menyebut perubahan regulasi memberi ruang bagi badan usaha daerah untuk lebih leluasa mengeksplorasi potensi bisnis baru. Hal ini diharapkan mampu mendorong peningkatan pendapatan sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.
“Kalau dikelola dengan baik, dampaknya bukan hanya pada pendapatan, tapi juga perputaran ekonomi dan penyerapan tenaga kerja,” jelasnya.
Selain itu, inovasi dinilai menjadi faktor penting agar BUMD mampu bertahan dan berkembang di tengah tantangan fiskal. Setiap unit usaha diharapkan berani membaca peluang pasar agar mampu memperluas segmentasi dan meningkatkan kontribusi pendapatan.
“Harus ada keberanian untuk berinovasi supaya target pasar semakin luas dan berdampak langsung pada peningkatan PAD,” tambahnya.