Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Hafalan Kitab Suci untuk 1.412 Siswa Lintas Agama

surabaya | 05 Januari 2026 05:45

Pemkot Surabaya Sediakan Beasiswa Hafalan Kitab Suci untuk 1.412 Siswa Lintas Agama
salah satu Penghafal Kitab Suci. (dok kominfo)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali meluncurkan Beasiswa Penghafal Kitab Suci bagi peserta didik jenjang TK, SD, dan SMP/sederajat dari berbagai agama. Tahun ini, kuota yang disiapkan mencapai 1.412 pelajar.

 

Program ini terbuka bagi siswa beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu, sebagai bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam memperkuat pendidikan karakter, nilai religius, dan toleransi sejak usia dini. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Senin, (5/1/2026).

 

Pendaftaran dibuka mulai 2 hingga 26 Januari 2026 dan dilakukan secara daring melalui laman resmi Dinas Pendidikan Kota Surabaya di dispendik.surabaya.go.id/genmas.

 

 

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menyampaikan bahwa beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada pelajar yang memiliki komitmen dalam menghafal dan mengamalkan kitab suci sesuai dengan agama masing-masing.

 

“Beasiswa ini adalah bentuk penghargaan Pemkot Surabaya kepada pelajar yang turut menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci. Ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan karakter,” ujar Yusuf, Minggu, (4/1/2026).

 

Beasiswa ini diperuntukkan bagi warga Kota Surabaya yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) Surabaya serta berstatus sebagai siswa aktif pada jenjang TK/RA, SD/MI, atau SMP/MTs/sederajat. Peserta juga wajib memiliki hafalan kitab suci sesuai ketentuan agama yang dianut.

 

 

Pada tahap pendaftaran, peserta diminta mengisi formulir secara daring, mengunggah dokumen persyaratan, dan mengikuti verifikasi administrasi. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap wawancara atau tes hafalan, dengan jadwal yang akan diumumkan kemudian.

 

Melalui program ini, Pemkot Surabaya berharap mampu mencetak generasi muda yang religius, toleran, dan berkarakter kuat. Yusuf pun mengajak para orang tua dan pelajar untuk memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal.

 

“Kami berharap program ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh peserta didik Surabaya,”pungkasnya. (ivan)