Sebanyak 43 tim dari berbagai komunitas dan instansi ikut memeriahkan acara. Mereka membawa pesan budaya lokal yang dikemas dalam tampilan visual dan pertunjukan yang kreatif di sepanjang rute parade.
Eri menjelaskan, tema cerita rakyat dipilih agar warga Surabaya, terutama generasi muda, tak lupa pada sejarah dan budaya daerahnya sendiri.
“Jangan sampai kita ini, mohon maaf, bisa menceritakan dongeng dari negara lain, tapi tidak tahu bahwa kita punya kisah seperti Sawunggaling. Ini harus kita hidupkan kembali,” ungkapnya.