Menurut Antiek, Gerakan Pangan Murah menjadi upaya konkret pemerintah daerah untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Lebaran yang tinggal sekitar dua pekan lagi.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau menimbun bahan pokok. Warga diminta membeli kebutuhan secukupnya agar distribusi tetap lancar.
“Stok pangan di Surabaya aman. Kami harap warga berbelanja seperlunya agar tidak terjadi pemborosan atau food waste,” katanya.