Pemkot Surabaya Luncurkan Aplikasi “Sasetboyo”, Investor Kini Mudah Akses dan Sewa Aset Daerah

surabaya | 11 Maret 2026 04:23

Pemkot Surabaya Luncurkan Aplikasi “Sasetboyo”, Investor Kini Mudah Akses dan Sewa Aset Daerah
Ilustrasi petugas kebersihan. (dok antara)

 

 

 

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota Surabaya terus mendorong transparansi pengelolaan aset daerah. Melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Pemkot resmi meluncurkan aplikasi Sewa Aset Surabaya (Sasetboyo) untuk mempermudah masyarakat dan investor mengakses serta memanfaatkan aset milik pemerintah.

 

Aplikasi tersebut dapat diakses secara daring melalui laman sasetboyo.surabaya.go.id. Dilansir dari antaranews.com, Rabu, (11/3/2026).

 

Kepala BPKAD Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan, peluncuran Sasetboyo merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola Barang Milik Daerah (BMD) agar lebih transparan, akuntabel, dan efektif.

 

“Melalui platform ini masyarakat maupun calon investor dapat mengetahui berbagai aset milik Pemkot Surabaya yang berpotensi untuk dikerjasamakan. Informasi disajikan secara terbuka sehingga proses pemanfaatan aset menjadi lebih transparan,” ujar Wiwiek di Surabaya, Selasa (10/3).

 

 

Ia menjelaskan, aplikasi tersebut juga menjadi instrumen penting untuk memastikan pengelolaan aset daerah berjalan tertib administrasi dan efisien.

 

Selain itu, pemanfaatan aset diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya.

 

“Harapannya, Sasetboyo membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan dunia usaha sekaligus mengoptimalkan aset daerah yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.

 

 

 

Melalui sistem digital yang terintegrasi, calon mitra kerja sama dapat mengetahui potensi aset yang tersedia serta mengikuti proses pengajuan kerja sama pemanfaatan aset secara lebih sederhana.

 

“Dengan sistem digital ini, kami juga ingin meminimalkan aset yang masih idle sehingga dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberi nilai tambah bagi pembangunan Kota Surabaya,” pungkasnya. (ivan)