SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota Surabaya tancap gas menjaga stabilitas harga bahan pokok usai Lebaran 2026. Salah satu langkah konkret yang digulirkan adalah program pasar murah di berbagai titik permukiman warga.
Program ini mulai berjalan sejak 31 Maret 2026 dan digelar rutin hingga empat kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa sampai Jumat. Sejumlah wilayah telah disasar, mulai dari Kelurahan Ujung, Siwalankerto, hingga Tembok Dukuh. Dilansir dari jatimpos.co, Kamid, (2/4/2026).
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, Mia Santi Dewi, menegaskan bahwa pasar murah menjadi strategi utama untuk menekan inflasi sekaligus mendekatkan akses kebutuhan pokok bagi masyarakat.
“Program ini bagian dari upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok penting, sekaligus memberi akses harga lebih terjangkau bagi warga,” ujarnya, Rabu, (1/4/2026).