Peringatan untuk Masa Depan
Arief menegaskan bahwa kondisi Surabaya merupakan peringatan serius bagi pengelolaan air perkotaan.
“Krisis air bukan soal apakah akan terjadi, tetapi kapan. Dan ketika itu terjadi, tidak ada solusi instan,” tulisnya di antara.
Ia mendorong adanya perubahan strategi melalui diversifikasi sumber air, efisiensi penggunaan, serta pengelolaan air yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Saat ini, air masih mengalir dan layanan masih berjalan normal.
Namun di balik itu, ancaman terus tumbuh secara perlahan.
Surabaya dihadapkan pada satu pilihan: bertahan dengan ketergantungan, atau mulai membangun sistem air yang lebih tangguh.
Karena pada akhirnya, masa depan kota tidak ditentukan oleh besarnya sungai, melainkan oleh cara mengelolanya. (ivan)