Surabaya Tuan Rumah Turnamen Domino Nasional 2026, Ratusan Tim Unjuk Strategi

surabaya | 19 April 2026 21:37

Surabaya Tuan Rumah Turnamen Domino Nasional 2026, Ratusan Tim Unjuk Strategi
Istimewa: Dari kiri, Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan Perwakilan HGI Mr Ray hadir dalam pembukaan Surabaya Domino Tournament 2026. (dok jawapos) 
SURABAYA, PustakaJC.co - Surabaya kembali mencuri perhatian sebagai pusat kegiatan nasional. Kali ini, Kota Pahlawan menjadi lokasi penyelenggaraan Surabaya Domino Tournament 2026 yang sukses menghadirkan ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Minggu, (19/4/2026). 
 
 
Turnamen yang digelar di Grand City Convention Hall pada 18–19 April 2026 ini diikuti oleh 512 pasangan atau sekitar 1.000 pemain dari 17 provinsi. Jumlah tersebut menjadikannya sebagai salah satu kompetisi domino terbesar yang pernah diselenggarakan di Indonesia.
 
 
Selama pertandingan berlangsung, suasana kompetisi terasa ketat. Para peserta tidak hanya mengandalkan keberuntungan, tetapi juga strategi, ketelitian membaca pola lawan, serta kecepatan dalam mengambil keputusan. Hal ini menunjukkan bahwa domino kini berkembang menjadi permainan berbasis kecerdasan yang kompetitif.
 
 
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Higgs Games Island (HGI), PB PORDI, KONI Jawa Timur, dan Pemerintah Kota Surabaya. Sinergi tersebut menegaskan keseriusan berbagai pihak dalam mengembangkan domino sebagai cabang olahraga prestasi.
 
 
Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menilai bahwa domino memiliki kesamaan dengan olahraga intelektual lainnya seperti catur dan bridge. Menurutnya, turnamen ini menjadi wadah untuk menyalurkan bakat sekaligus meningkatkan kualitas atlet.
 
 
“Ini adalah upaya untuk menampung dan menyalurkan bakat-bakat anak-anak kita. Bahkan saya pikir olahraga domino ini juga memerlukan kemampuan yang setara dengan olahraga seperti bridge atau catur,” ujarnya.
 
 
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Surabaya. Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta dan berharap ke depan event serupa dapat digelar dengan skala yang lebih besar.
 
Selain itu, penyelenggara menegaskan komitmen untuk menghilangkan stigma negatif terhadap domino. PB PORDI menerapkan aturan ketat melalui prinsip 4N dan 1T, yakni tanpa judi, alkohol, narkoba, rokok, serta tetap menjaga ketertiban beribadah.
 
 
Ketua Umum PB PORDI, Andi Jamaro Dulung, menyatakan bahwa domino kini diarahkan sebagai olahraga yang sehat dan menjunjung tinggi integritas. Ia juga menyebut adanya dukungan pendanaan dari HGI sebesar Rp10 miliar untuk pengembangan turnamen domino di berbagai daerah sepanjang 2026.
 
 
"Surabaya ini baru awal. Kita akan keliling ke kota-kota lain di seluruh Indonesia,” ungkap Andi Jamaro. 
 
 
Surabaya menjadi kota pembuka dari rangkaian delapan seri turnamen yang direncanakan berlangsung di sejumlah wilayah di Indonesia. (frchn)