Rujak Uleg dan Light Parade Siap Dongkrak Wisata HUT ke-733 Kota Surabaya

surabaya | 22 April 2026 20:50

Rujak Uleg dan Light Parade Siap Dongkrak Wisata HUT ke-733 Kota Surabaya
Festival Rujak Uleg bakal menjadi salah satu event unggulan dalam HJKS ke-733. (dok radarsurabaya)
SURABAYA, PustakaJC.co — Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan rangkaian agenda spektakuler untuk memeriahkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Dua acara unggulan, yakni Festival Rujak Uleg dan parade cahaya (light parade), diproyeksikan menjadi daya tarik utama untuk mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah, Rabu (22/4/2026).
 
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Herry Purwadi, menyebut konsep perayaan tahun ini dikemas lebih inovatif dibandingkan tahun sebelumnya. Festival Rujak Uleg akan menghadirkan sentuhan baru dengan tema sport fashion yang menampilkan kreativitas busana dari berbagai daerah hingga mancanegara.
 
“Konsepnya berbeda dari tahun sebelumnya, dengan penguatan tema sport fashion yang menampilkan kreativitas busana dari berbagai negara dan daerah,” ujar Herry, dikutip dari surabaya.jawapos.com, Rabu (22/4/2026).
 
 
Selain itu, Surabaya Vaganza akan hadir dengan konsep light parade yang mengandalkan permainan cahaya pada mobil hias. Berbeda dari sebelumnya yang identik dengan rangkaian bunga, tahun ini parade akan menghadirkan nuansa gemerlap yang lebih modern.
 
“Konsep ini lebih kompleks, tidak hanya menggunakan rangkaian bunga, tetapi berbasis pencahayaan yang membuat kota terlihat lebih hidup,” tambahnya.
 
Festival Rujak Uleg dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026 di Surabaya Expo Center (SUBEC), sementara light parade akan digelar pada 16 Mei 2026 dengan rute dari Jalan Pahlawan hingga Balai Kota Surabaya. Kedua agenda tersebut juga telah masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, program unggulan Kementerian Pariwisata yang menyeleksi event daerah berpotensi nasional.
 
 
Menurut Herry, capaian tersebut menjadi peluang strategis untuk meningkatkan jumlah wisatawan sekaligus mendorong tingkat hunian hotel di Kota Pahlawan.
 
“Capaian ini menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong tingkat hunian hotel,” jelasnya.
 
Pemkot Surabaya juga menggandeng sejumlah hotel dan agen perjalanan untuk menyediakan paket wisata terintegrasi, termasuk tiket acara dan fasilitas menginap. Antusiasme peserta pun mulai terlihat, dengan pendaftar Festival Rujak Uleg berasal dari berbagai daerah seperti Kediri, Sumenep, dan Bangkalan.
 
 
“Kegiatan ini ditargetkan melibatkan 140 meja dengan masing-masing empat peserta, belum termasuk sport fashion dan tamu Forkopimda,” ungkapnya.
 
Melalui rangkaian acara ini, Pemkot Surabaya berharap mampu menciptakan dampak ekonomi yang signifikan sekaligus memperkuat citra kota sebagai destinasi wisata budaya dan kuliner.
 
“Masyarakat diharapkan dapat menikmati kemeriahan acara, termasuk wisata kuliner khas seperti rujak cingur,” pungkas Herry. (frchn)