SURABAYA, PustakaJC.co – Perayaan World Taijiquan & Qigong Day 2026 berlangsung semarak di Gelora Pancasila, Surabaya, Sabtu (25/4/2026), dengan partisipasi sekitar 2.000 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi ajang tahunan yang mempertemukan komunitas taijiquan dan qigong lintas kota sekaligus mempererat kebersamaan.
Ketua panitia, Sutikno Brotoloekito, menjelaskan bahwa keterbatasan kapasitas gedung membuat peserta yang hadir merupakan perwakilan dari masing-masing daerah.
“Karena kapasitas gedung terbatas, peserta yang hadir kali ini hanya perwakilan dari masing-masing daerah,” ujarnya. Demikian dikutip dari surabaya.jawapos.com, Sabtu (25/4/2026).
Antusiasme masyarakat terhadap olahraga taijiquan dan qigong disebut terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pesertanya pun berasal dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.
“Olahraga ini tidak mengenal batas usia. Siapa saja bisa ikut untuk menjaga kebugaran tubuh,” tambahnya.
Selama lebih dari dua jam, peserta menampilkan beragam jurus dengan tingkat kesulitan berbeda, mulai dari 8, 9, 19, hingga 32 dan 42 jurus. Penampilan tersebut menunjukkan keluwesan, konsentrasi, serta kekuatan fisik para praktisi, termasuk dari kalangan lanjut usia.
Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah sesi Battle Taijiquan yang mempertemukan peserta dari Surabaya, Malang, dan Sidoarjo. Adu teknik dan keindahan gerakan tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian acara.
Menjelang penutupan, suasana semakin meriah saat seluruh peserta mengikuti senam massal Gemu Famire. Irama musik yang enerjik menghadirkan kehangatan dan kebersamaan, sekaligus menjadi penutup yang berkesan. (frchn)