Rini mengimbau para orang tua untuk rutin memeriksa Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai panduan imunisasi dasar. Ia juga menyarankan penggunaan pengingat di ponsel agar jadwal imunisasi anak tidak terlewat.
“Jangan sampai karena kesibukan, hak anak untuk mendapatkan kekebalan tubuh terabaikan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa campak bukan penyakit yang bisa dianggap sepele. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, terdapat kasus kematian akibat campak di sejumlah wilayah lain.