Surabaya Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gaungkan Harmoni dan Toleransi

surabaya | 15 Mei 2026 19:24

Surabaya Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gaungkan Harmoni dan Toleransi
Rombongan Bhikkhu peserta Indonesia Walk for Peace 2026 saat disambut Pemkot Surabaya dan masyarakat lintas agama di Balai Kota Surabaya. (dok radarsurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota Surabaya menyambut kedatangan peserta Indonesia Walk for Peace (IWPF) 2026 di Balai Kota Surabaya, Jumat (15/5/2026). Kehadiran puluhan bhikkhu dari sejumlah negara ASEAN itu menjadi simbol persaudaraan lintas agama, budaya, dan bangsa menjelang perayaan Hari Raya Waisak 2026.

Sebanyak 57 bhikkhu asal Thailand, Malaysia, Laos, dan Indonesia mengikuti perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari rangkaian Waisak Nasional 2026. Mereka tiba di Balai Kota Surabaya setelah berjalan kaki dari kawasan Panjang Jiwo.

“Atas nama Pemerintah Kota Surabaya dan seluruh warga, saya mengucapkan selamat datang kepada para bhikkhu dan seluruh peserta perjalanan damai. Kehadiran saudara-saudara sekalian menjadi kehormatan sekaligus membawa pesan mulia tentang perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan,” ujar Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Kota Surabaya, Dedik Irianto, dikutip dari radarsurabaya.jawapos.com.

Dedik menegaskan, Surabaya yang tumbuh dalam semangat gotong royong terus menjaga nilai-nilai toleransi dan kebersamaan. Menurutnya, perdamaian tidak cukup hanya menjadi gagasan, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata di kehidupan sehari-hari.

Ketua Panitia IWPF Jawa Timur, Irwan Pontoh, menjelaskan rombongan terdiri atas 43 bhikkhu asal Thailand, empat dari Malaysia, tiga dari Laos, dan tujuh dari Indonesia. Mereka telah berada di Indonesia sejak 7 Mei 2026 dan akan melintasi 10 kabupaten/kota di Jawa Timur selama 11 hari perjalanan.

Setelah dari Surabaya, para bhikkhu akan melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta dan dijadwalkan tiba di Borobudur pada 28 Mei 2026 untuk mengikuti rangkaian prosesi Waisak Nasional.

Ketua rombongan, Bhante Phanarin Sumetho dari Thailand, mengatakan kegiatan Walk for Peace bertujuan menebarkan semangat kasih sayang, persatuan, dan persaudaraan antarnegara di kawasan ASEAN.

Menurutnya, perjalanan tersebut bukan untuk mencari keuntungan materi, melainkan sebagai upaya menyebarkan nilai-nilai kebajikan agar dunia menjadi tempat yang damai dan nyaman bagi semua makhluk. (frchn)