Selain persoalan pendidikan, warga juga berharap pemerintah dapat membantu membuka akses informasi pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat di tingkat kampung.
Roslina, warga RT 1 RW 7 Tembok Dukuh, meminta adanya perhatian lebih terhadap masyarakat yang hingga kini masih kesulitan memperoleh pekerjaan tetap.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Budi Leksono yang akrab disapa Buleks mengatakan persoalan pendidikan dan lapangan pekerjaan memang menjadi keluhan yang paling sering muncul dalam agenda reses.
“Persoalan SPP dan kebutuhan pekerjaan memang paling banyak disampaikan warga. Ini menunjukkan kondisi ekonomi masyarakat masih perlu mendapat perhatian serius,” kata Buleks.