Anam menyebutkan, pasca pelaksanaan Armuzna, jumlah jemaah yang meninggal dunia hanya empat orang, lebih rendah dibandingkan musim haji 2025 yang mencapai 49 orang.
“Secara data, penyelenggaraan haji tahun 2026 jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” tegasnya.
Berdasarkan data PPIH, Kabupaten Pasuruan menjadi daerah dengan jumlah jemaah wafat terbanyak, yakni empat orang. Disusul Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Lamongan yang masing-masing mencatat tiga jemaah meninggal dunia.