Surabaya Jadi Percontohan Nasional, Program Indonesia-UEA Sukses Cegah Sampah Plastik Masuk Laut

surabaya | 13 Juni 2026 07:54

 

Saat ini program telah dijalankan di Kali Tebu dan Kali Mrutu melalui pemasangan trash boom atau sistem penahan sampah untuk mencegah sampah plastik terbawa arus hingga ke laut.

 

Menurut Fikser, program tersebut mulai menunjukkan hasil nyata. Setiap hari sekitar satu ton sampah plastik berhasil diangkat dari sungai melalui kolaborasi DLH Surabaya bersama organisasi lingkungan Ecoton dan Lohjinawi.

 

“Setiap hari sekitar satu ton sampah plastik berhasil diangkat. Kami juga memfasilitasi kebutuhan teman-teman NGO yang terlibat,” katanya.

 

Tak hanya fokus pada pembersihan sungai, Pemkot Surabaya juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat sekitar agar lebih peduli terhadap lingkungan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi disebut memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut.

 

Selain aspek lingkungan, program ini juga mengusung konsep ekonomi sirkular. Sampah yang berhasil dikumpulkan dipilah, dikemas, dan dimanfaatkan kembali sesuai jenisnya sehingga memiliki nilai ekonomi.

 

“Warga juga bisa bekerja dan mendapatkan manfaat dari hasil pemilahan sampah yang dilakukan,” jelas Fikser.