Donor Darah Sedunia 2026 di Surabaya Lampaui Target, Ratusan Warga Antusias Berpartisipasi

surabaya | 15 Juni 2026 13:48

Donor Darah Sedunia 2026 di Surabaya Lampaui Target, Ratusan Warga Antusias Berpartisipasi
(dok kominfojatim)

SURABAYA, PustakaJC.co – Peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 yang digelar di Vihara Buddhayana Dharmawira Centre (BDC) Surabaya mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Hingga pukul 10.00 WIB, jumlah pendaftar donor darah telah melampaui 400 orang, melebihi target panitia yang menargetkan 300 kantong darah.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (14/6/2026) ini melibatkan PMI Jawa Timur, PMI Kota Surabaya, Fokuswanda Jawa Timur, serta para relawan. Acara tersebut menjadi bagian dari kampanye Hari Donor Darah Sedunia yang diperingati setiap 14 Juni untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah sukarela dalam memenuhi kebutuhan pasien di berbagai fasilitas kesehatan.

Wakil Ketua sekaligus Ketua Panitia Hari Donor Darah Sedunia di BDC, Hudy Suharto, mengatakan bahwa Vihara BDC telah hampir 18 tahun secara konsisten menyelenggarakan kegiatan donor darah bersama Fokuswanda Jawa Timur dan PMI Kota Surabaya.

“Selama hampir 18 tahun BDC selalu mengadakan kegiatan donor darah rutin bersama Fokuswanda Jatim dan PMI Surabaya,” ujarnya.

Menurut Hudy, semangat penyelenggaraan donor darah tersebut berawal dari inspirasi Herman Anggrek yang sejak sekitar dua dekade lalu terus mengkampanyekan pentingnya donor darah, baik bagi kesehatan pendonor maupun sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.

 

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya, dr. Martono, menyampaikan apresiasi kepada Vihara BDC atas komitmennya dalam mendukung kegiatan donor darah secara berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BDC yang selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam penyelenggaraan kegiatan donor darah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pelayanan Darah PMI Jawa Timur, dr. Betty Agustina, menjelaskan bahwa seluruh darah yang terkumpul akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di Surabaya dan sekitarnya.

“Kami akan memprioritaskan kebutuhan rumah sakit di Surabaya. Namun tidak menutup kemungkinan darah juga akan didistribusikan ke luar Surabaya apabila diperlukan,” ujarnya.

Ketua Fokuswanda Jawa Timur sekaligus Anggota Dewan Kehormatan PMI Jawa Timur, Herman Anggrek, menjelaskan bahwa Hari Donor Darah Sedunia diperingati setiap 14 Juni sebagai bentuk penghormatan kepada Karl Landsteiner, ilmuwan asal Austria yang menemukan sistem golongan darah ABO dan lahir pada 14 Juni 1868.

Ia menambahkan, peringatan tersebut ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), World Health Assembly, dan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah sukarela yang aman.

Pada kesempatan yang sama, Fokuswanda Jawa Timur bersama UDD PMI Kota Surabaya juga memberikan penghargaan kepada Vihara Buddhayana Dharmawira Centre sebagai bentuk apresiasi atas konsistensinya mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan melalui penyelenggaraan donor darah rutin selama hampir dua dekade. (nov)