Menurutnya, penyelenggaraan Surabaya Printing Expo 2026 diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan perkembangan teknologi percetakan yang semakin inovatif sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.
“Penyelenggaraan Surabaya Printing Expo 2026 diharapkan menjadi momentum strategis bagi para pelaku industri untuk memperkenalkan perkembangan teknologi percetakan terkini yang lebih inovatif,” katanya.
Tahun ini, Surabaya Printing Expo 2026 diikuti lebih dari 150 peserta, termasuk 10 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selama empat hari pelaksanaan, penyelenggara menargetkan kehadiran sekitar 15.000 pengunjung dari kalangan pelaku industri, pebisnis, akademisi, hingga masyarakat umum.
“Pameran ini menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan inovasi, dunia usaha, dan para pelaku industri untuk bersama-sama mendorong percepatan transformasi sektor percetakan nasional,” tambah Daud.