Sejumlah bidang menjadi fokus kolaborasi kedua pihak, di antaranya riset dan inovasi, pengembangan sistem transportasi melalui Surabaya Intelligent Transport System (SITS), pendidikan inklusif, pendampingan UMKM, serta penguatan tata kelola perkotaan.
Kolaborasi di sektor transportasi dinilai memiliki potensi strategis. Pasalnya, Sydney dikenal sebagai tempat pengembangan Sydney Coordinated Adaptive Traffic System (SCATS), sistem manajemen lalu lintas adaptif yang telah diterapkan di berbagai kota di dunia.
Provost Western Sydney University Debora Sweeney mengatakan, pihaknya merasa terhormat dapat memperkuat kemitraan dengan Pemkot Surabaya. Ia menyebut Surabaya telah menjadi bagian penting bagi keberadaan WSU di Indonesia.
“Kami sangat beruntung dapat menandatangani MoU dengan Wali Kota dan Pemerintah Kota Surabaya. Western Sydney University telah berada di Surabaya. Surabaya adalah rumah kami di Indonesia,” ujar Debora.