Nanik menjelaskan, pada kategori kelompok tani, peserta membudidayakan cabai rawit dan bawang merah. Panitia menyediakan 30 bibit bawang merah dan satu paket benih cabai rawit, sementara media tanam serta perlengkapan budidaya
disiapkan secara mandiri oleh peserta.
Penanaman dan pemeliharaan dimulai 6 September 2026. Selama kompetisi, DKPP bersama pemangku kepentingan dan mitra pendukung melakukan monitoring serta pendampingan.
“Yang ingin kita dorong adalah bagaimana masyarakat bisa ikut memperkuat ketahanan pangan melalui urban farming. Pengetahuan dan pengalaman selama kompetisi diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan di lingkungan masing-masing, sehingga produksi pangan bisa terus berjalan,” tukasnya. (ivan)