SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota Surabaya mendukung penuh penyelenggaraan Le Minerale Surabaya Marathon 2026, ajang sport tourism berskala internasional yang diinisiasi Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur. Event ini dijadwalkan berlangsung pada 2 Agustus 2026 dengan target partisipasi mencapai 10.000 pelari.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan Surabaya Marathon merupakan ikon sport tourism Kota Pahlawan yang kembali digelar setelah sempat vakum akibat pandemi Covid-19.
“Ini adalah ikonnya Kota Surabaya sejak tahun 2018 yang sempat berhenti karena pandemi Covid-19. Maka, kita mulai lagi di tahun 2026 ini,” ujar Eri saat konferensi pers di Balai Kota Surabaya, Rabu (17/6/2026).
Untuk mendukung kelancaran acara, Pemkot Surabaya memastikan kegiatan Car Free Day (CFD) pada hari pelaksanaan akan ditiadakan sementara. Selain itu, sejumlah ruas jalan juga akan disterilkan dan dilakukan rekayasa lalu lintas bekerja sama dengan Polrestabes Surabaya.
Salah satu inovasi yang dihadirkan dalam Surabaya Marathon 2026 adalah pemanfaatan medali finisher sebagai kartu diskon di berbagai pusat perbelanjaan, restoran, dan hotel di Surabaya. Konsep tersebut mengadopsi sistem maraton dunia yang bertujuan meningkatkan perputaran ekonomi daerah.
“Peserta bisa keliling Surabaya dan menikmati diskon lewat medali tersebut. Target perputaran ekonomi kali ini jauh lebih besar dibanding penyelenggaraan sebelumnya,” jelas Eri.
Mengusung konsep City Run, Surabaya Marathon 2026 akan membawa peserta melintasi berbagai ikon dan situs bersejarah Kota Surabaya, seperti Balai Pemuda, Balai Kota Surabaya, Tugu Pahlawan, Jalan Tunjungan, Kawasan Kota Lama, hingga Bundaran Hotel Majapahit.
Menurut Eri, konsep tersebut menjadi sarana memperkenalkan Surabaya sebagai Kota Pahlawan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Surabaya ini adalah Kota Pejuang. Lewat rute ini, wisatawan dan pelari bisa berolahraga sekaligus mengenal situs-situs sejarah kita,” katanya.
Sementara itu, Ketua APPBI Jawa Timur, Sutandi Purnomosidi, optimistis target 10.000 peserta dapat tercapai. Pada penyelenggaraan terakhir tahun 2019, jumlah peserta telah mencapai sekitar 5.200 orang.
Surabaya Marathon 2026 menyediakan empat kategori lomba, yakni 5K, 10K, Half Marathon (21K), dan Full Marathon (42K). Untuk kategori 5K, peserta minimal berusia 13 tahun, sedangkan kategori lainnya diperuntukkan bagi peserta berusia minimal 17 tahun.
Selain menawarkan pengalaman berlari di tengah kawasan bersejarah Surabaya, panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp800 juta. Demi menjamin keselamatan peserta, tim medis akan disiagakan di berbagai titik rute dengan dukungan penuh dari Pemkot Surabaya.
Melalui penyelenggaraan Surabaya Marathon 2026, Pemkot berharap sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan pusat perbelanjaan dapat memperoleh dampak ekonomi positif sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai destinasi sport tourism nasional dan internasional. (nov)