SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah Kota Surabaya makin agresif memangkas waktu penanganan kejadian darurat. Memanfaatkan integrasi hampir 4.000 titik kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di wilayah kota, durasi kedatangan petugas Command Center 112 kini dipatok maksimal 7 menit dari yang sebelumnya 10 menit.
Dari ribuan CCTV yang ada, sebanyak 222 titik dipantau secara langsung (live) di ruang kontrol Command Center 112, sementara sisanya diakses secara fleksibel sesuai lokasi insiden. Kehadiran visual ini memegang peranan krusial untuk verifikasi awal sebelum menerjunkan personel. Dilansir dari tribunnews.com, Minggu, (13/9/2026).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, menyebut verifikasi visual ini menekan tingkat laporan palsu atau tidak valid hingga di bawah lima persen.
"CCTV sangat membantu, terutama untuk kejadian yang membutuhkan respons cepat dan informasi yang akurat. Ketika ada laporan, kami bisa melihat titik terdekat untuk membantu memastikan kondisi di lapangan," ujar Linda.