Cuaca Ekstrem Paksa ISOPLUS Marathon 2026 Dihentikan Demi Keselamatan, Ekonomi Surabaya Tetap Terkerek Rp74 Miliar

surabaya | 04 Oktober 2026 16:57

 

Berdasarkan kajian riset Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR), event yang berlangsung selama tiga hari ini menghasilkan perputaran ekonomi sebesar Rp74,78 miliar dengan estimasi kontribusi ekonomi langsung sebesar Rp41,42 miliar.

 

Lektor Kepala Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FEB UNAIR, Atik Purmiyati, memaparkan bahwa dampak positif tersebut tersalurkan ke sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan UMKM lokal. Pengeluaran peserta teralokasi untuk akomodasi hotel (rata-rata Rp772 ribu per hari), kuliner, transportasi, hingga belanja oleh-oleh.

 

Kepala Disbudporapar Kota Surabaya, Herry Purwadi, menyambut positif kontribusi ajang ini terhadap sektor pariwisata dan UMKM kota.

 

"Setiap penyelengaraan event di Surabaya wajib hukumnya melibatkan UMKM lokal, dan ISOPLUS memfasilitasi hal tersebut dengan sangat baik. Event ini tidak hanya mengenalkan ikon wisata Surabaya kepada peserta luar daerah, tetapi juga memperkuat posisi Surabaya sebagai destinasi sport tourism," tutur Herry.

 

 

Langkah berani panitia menghentikan race di tengah potensi pendapatan ekonomi yang besar mendapat apresiasi, menegaskan prinsip utama dalam industri olahraga: keselamatan jiwa peserta dan petugas adalah prioritas tertinggi di atas segalanya. (ivan)