SURABAYA, PustakaJC.co – Kawasan Jalan Tunjungan, Kota Surabaya, Jawa Timur, menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk ngabuburit selama bulan Ramadhan. Deretan kuliner yang dijajakan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di kawasan ini menjadi daya tarik bagi masyarakat yang menunggu waktu berbuka puasa.
Menjelang adzan Maghrib, area pedestrian di sepanjang Jalan Tunjungan mulai dipadati pengunjung. Banyak warga datang sekadar berjalan-jalan menikmati suasana sore, sekaligus berburu makanan untuk berbuka puasa. Dilansir dari antaranews.com, Minggu, (8/3/2026).
Aroma berbagai makanan yang dimasak langsung oleh pedagang menyambut pengunjung sejak memasuki kawasan tersebut. Suasana semakin terasa hangat dengan temaram lampu kota yang menghiasi pusat Kota Surabaya.
Beragam kuliner ringan tersedia di kawasan ini. Salah satunya adalah takoyaki, makanan khas Jepang yang dimasak di wajan berbentuk bundar. Takoyaki memiliki tekstur renyah di bagian luar dan lembut di dalam, serta disajikan hangat dengan rasa gurih yang cocok sebagai menu berbuka puasa.
Satu porsi takoyaki dijual dengan harga sekitar Rp15.000.
Selain itu, dimsum juga menjadi pilihan favorit pengunjung. Kuliner yang disajikan dari wadah pengukus ini memiliki tekstur lembut dengan isian hangat yang praktis dinikmati sambil berjalan-jalan. Harga satu porsi dimsum juga berkisar Rp15.000.
Untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa, pengunjung juga bisa menikmati minuman segar seperti es cokelat yang dijual sekitar Rp10.000 per gelas.
Salah satu pedagang es cokelat, Diva (23), mengatakan kawasan Jalan Tunjungan sering menjadi tempat warga menunggu waktu berbuka puasa dengan suasana santai.
“Biasanya pengunjung datang sambil jalan-jalan dulu, melihat-lihat makanan, lalu menunggu waktu berbuka di sini,” ujarnya.
Menurut Diva, suasana berjualan selama bulan Ramadhan tidak jauh berbeda dengan hari biasa. Namun jumlah pengunjung cenderung meningkat pada akhir pekan.
“Kalau Ramadhan sebenarnya hampir sama seperti hari biasa, tapi biasanya lebih ramai saat Sabtu dan Minggu,” katanya.
Kawasan Jalan Tunjungan menawarkan perpaduan ruang publik yang nyaman dengan beragam pilihan kuliner UMKM yang terjangkau. Hal ini menjadikannya alternatif bagi warga maupun wisatawan untuk menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa sambil menikmati suasana malam di pusat Kota Surabaya. (ivan)