Selain memperkenalkan produk, keikutsertaan di CFSE 2025 juga membuka peluang kerja sama baru.
“Sudah ada calon pembeli yang menunjukkan minat kuat terhadap produk kami. Beberapa sudah masuk tahap pembahasan teknis,” jelasnya.
Namun, Shubkhi menilai masih ada pekerjaan rumah bagi UMKM Gresik, terutama terkait izin ekspor dan standarisasi produk.
“Sebagian pelaku usaha masih perlu pendampingan agar izin ekspor dan standar produknya segera terpenuhi,” ujarnya.