SURABAYA, PustakaJC.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur mencatat 18 warga Jawa Timur positif influenza varian H3N2 Subclade K atau Superflu. Temuan kasus ini berasal dari periode September hingga November 2025, dengan pasien didominasi anak-anak dan remaja.
Kepala Dinkes Jatim, Erwin Ashta Triyono, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan distribusi pasien laki-laki dan perempuan relatif seimbang. Seluruh pasien juga dipastikan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. Dilansir dari jawapos.com, Jumat, (9/1/2026).
“Total ada 18 kasus positif Superflu. Mayoritas ditemukan pada kelompok usia anak dan remaja,” ujar Erwin, Jumat, (9/1/2026).