JAKARTA, PustakaJC.co – Nilai tukar rupiah melemah pada awal perdagangan awal pekan, Senin, (12/1/2026). Rupiah dibuka turun 28 poin atau 0,17 persen ke level Rp16.847 per dolar AS, dari posisi sebelumnya Rp16.819 per dolar AS.
Analis mata uang Lukman Leong menilai pergerakan rupiah masih dipengaruhi sentimen global, khususnya isu politik dan hukum di Amerika Serikat yang menyasar Ketua The Federal Reserve, Jerome Powell. Dilansir dari suarasurabaya.net, Senin, (12/1/2026).
“Pemerintahan Trump membuka penyelidikan kriminal terhadap Powell. Ini menekan indeks dolar AS cukup tajam dan sebenarnya memberi peluang rupiah untuk menguat,” ujar Lukman.