Atasi Hotspot di Surabaya dan Malang, PLN UIT JBM Jaga Keandalan Transmisi Listrik

gaya hidup | 18 Januari 2026 10:31

Atasi Hotspot di Surabaya dan Malang, PLN UIT JBM Jaga Keandalan Transmisi Listrik
PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menjaga keandalan pasokan listrik. (dok surabayapagi)

SURABAYA, PustakaJC.co – Mengawali tahun 2026, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) menunjukkan kesiapsiagaan dalam menjaga keandalan pasokan listrik dengan berhasil menangani dua titik hotspot pada sistem transmisi di Surabaya dan Malang.

 

Dua titik hotspot tersebut terdeteksi di Gardu Induk (GI) 150 kV Kalisari, Surabaya, serta Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pakis–Purwosari #2 Tower 133 di wilayah Malang. Penanganan dilakukan cepat dan terukur guna mencegah potensi gangguan sistem kelistrikan. Dilansir dari surabayapagi.com, Minggu, (18/1/2026).

 

Fenomena hotspot merupakan kondisi kritis akibat panas berlebih pada peralatan gardu induk maupun jaringan transmisi yang disebabkan aliran arus listrik tidak optimal. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini berpotensi menimbulkan rugi daya, mempercepat kerusakan peralatan, hingga mengganggu keandalan sistem transmisi.

 

Di Surabaya, hotspot terdeteksi pada sambungan konduktor di GI 150 kV Kalisari. Sebanyak 15 personel PLN UIT JBM diterjunkan untuk melakukan perbaikan sekaligus penggantian konduktor pada sisi Current Transformer (CT) menuju Disconnecting Switch (DS) Line bay Sukolilo 1. Seluruh pekerjaan rampung pada Senin, 12 Januari 2026.